YONO..you only need one

jujurly gw baru tau istilah ini kemaren pas liat postingan story temen gw.dan gw bertanya..yono opo mbaak? you only need one. nice... dan cukup menggelitik hati gw juga, karena gw termasuk manusia maruk yang seneng banget punya barang yang dasarnya cuma pengen bukan butuh. ketika kita berkaca pada pergerakan ekonomi saat ini, dimana hampir semua negara mengalami pertimbuhan ekonomi yang ga bagus, maka gerakan YONO ini buat gw sangat make sense. setelah tahun sebelumnya, kita seperti diserukan untuk menikmati hidup dengan You Only LIve Once, dengan persepsi hedonlah wahai manusia, karena kita cuma idup sekali....maka tagline baru kehidupan ini seperti membangunkan kita dan menyadarkan kita kembali, esensi hidup yang sebenarnya. waaait...esensi hidup emang apa? in my opinion..hidup itu adalah kita diberikan kebebasan untuk mengolahnya, menjadi apa dan berbuat apa. konsekuensi. kenapa? yah mau apa coba? kita lahir polos tanpa bekal apapun, dari orang tua kita dididik dan dibekali dengan banyak ilmu dan wejangan, dan kita berhak memilih jalan mana dari sekian banyak itu yang akan kita jalanin. bukan berarti dengan kebebasan, kita memilih untuk suka suka, tapi dengan bekal orang tua dan lingkungan yang membentuk kita, kita akhirnya mampu berpikir dan memutuskan. menjadi baik atau menjadi tidak baik. what does it have to do with YONO? korelasinya, pilihan. seperti yang gw bilang, gw termasuk orang maruk yang suka barang barang. dan itu sangat bodoh rasanya ketika barang barang itu hanya jadi pajangan, lupa pake sampe rusak atau emang ternyata lo ga suka aja gitu..stupid. tagline baru ini menyadarkan kita esensi hidup versi gw, konsekuensi. apapun yang lo lakukan bahkan seupil reaksi pasti ada resikonya. dan ini berdampak pada segala aspek kehidupan. bagaimana menyikapi resiko kehidupan? yah ga ada cara lain selain..nikmatin aja. selama apa yang kita lakukan itu, kita lakukan dengan kesadaran penuh, maka apapun resikonya, nikmati saja. No debat.ketika menimbulkan masalah, cari solusinya. hidup itu bikin manusia pinter kok. pinter dalam segala hal. ditempa banyak masalah maka akan terbentuk orang yang lebih kuat. ok..keknya terlalu bertele tele ya...hubungan dengan tagline YONO.. you only need one...literally bisa dipahami dengan gampang, lo cuma butuh satu ! satu pasangan hidup (hahaha) eh bener dong...lo mo berbagi pasangan idup lo sama orang lain? gw. no way. kita cuma butuh satu. artinya kita hanya butuh apa yang kita perlukan. hanya butuh 1 mobil ya sudah, hanya butuh 1 rumah ya sudah. berpikir bahwa semua aset besar itu adalah sebagai investasi, maka ini diluar konteks. tapi hanya butuh apa yang kita butuhkan itu, melebar kebanyak hal. barang barang kecil yang kita punya, misalnya baju, tas, sepatu or else, kalo dipikir pikir..apa iya perlu? yang ujungnya cuma menuhin lemari dan tempat tinggal kita. you really need that? i dont think so. karena ini juga yang gw alami. tapi pembenaran lain tentunya ada..kenapa kita punya sebanyak itu. konsep YONO ini kalo dikaitkan dengan kualitas hidup manusia, tentunya ada. kita bisa menabung, mengalihkan pendapatan kita untuk hal lain yang lebih bermanfaat, atau lo bisa investasi dengan menambah aset besar. apa yang kita pakai untuk daily use kita, ga perlu banyak banyak tapi seperlunya. secara psikologis akan menjauhkan kita dari manajemen waktu yang berantakan. or kita jadi lebih paham pada diri kita tentang apa sebenarnya yang kita butuhkan. misal..lo ga perlu memenuhi estetika dapur lo yang harusnya ada microwave tapi sebenernya lo ga pernah pake juga. jadi daripada beli barang itu, mending uang nya lo beli barang lain yang lo butuh. intinya jangan fomo. mnurut gw konsep YONO ini lebih kearah mengingatkan aja sih. bukan berarti ga boleh beli lagi barang barang konsumtif. boleh aja dan dengan konsekuensi. juga pemikiran yang kudu helicopter view...mampunya lo sampe mana. YONO or YOLO itu adalah pilihan. apakah cowok akan memilih mba YOLO atau para cewek milih mas YONO. fuck garing banget. anjing!

Comments

Popular Posts